Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Menbud) Nadiem Makarim mengungkapkan bahwa penelitian di situs Gunung Padang perlu dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar. Gunung Padang merupakan salah satu situs bersejarah yang menjadi perdebatan di kalangan arkeolog dan peneliti.
Menbud Nadiem menekankan pentingnya melakukan penelitian yang mendalam di Gunung Padang untuk mendapatkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, informasi yang disampaikan kepada masyarakat akan lebih terpercaya dan dapat dijadikan sebagai referensi yang valid.
Gunung Padang merupakan situs megalitikum yang terletak di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Situs ini telah menarik perhatian dunia internasional karena struktur kompleksnya yang terbuat dari batu-batu besar. Beberapa teori menyebutkan bahwa Gunung Padang merupakan situs purbakala yang dibangun oleh peradaban kuno yang telah punah.
Namun, masih terdapat perdebatan mengenai usia sebenarnya dari situs Gunung Padang. Beberapa peneliti berpendapat bahwa situs ini jauh lebih tua daripada reruntuhan piramida di Mesir. Namun, ada juga yang skeptis terhadap klaim tersebut dan memandang Gunung Padang sebagai hasil dari aktivitas manusia pada zaman modern.
Dengan melakukan penelitian yang cermat dan menyeluruh di situs Gunung Padang, diharapkan dapat terungkap kebenaran tentang asal-usul dan fungsi sebenarnya dari situs bersejarah ini. Menbud Nadiem juga menegaskan pentingnya melibatkan berbagai pihak, termasuk ahli arkeologi, sejarah, geologi, dan antropologi dalam penelitian tersebut untuk memastikan keakuratan temuan yang diperoleh.
Sebagai situs bersejarah yang memiliki potensi besar dalam mengungkap sejarah peradaban manusia di Indonesia, Gunung Padang layak untuk mendapatkan perhatian dan penelitian yang serius. Dengan demikian, informasi yang diperoleh dari penelitian tersebut dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam memperkaya pengetahuan kita tentang masa lampau dan peradaban manusia di Nusantara.